- Pengertian, dasar dan tujuan filsafat Islam
Manusia pada hakikatnya merupakan mahluk yang berpikir, merasa, bersikap dan bertindak. Sikap dan tindakan yang bersumber pada pengetahuan yang didapat melalui kegiatan merasa atau berpikir. Penalaran menghasilkan pengetahuan yang dikaitkan dengan kegiatan berpikir dan bukan dengan perasaan. Penalaran mempunyai ciri, yaitu: merupakan suatu proses berpikir logis, dimana berpikir logis diartikan sebagai kegiatan berpikir menurut suatu pola tertentu atau menurut logika tertentu dan sifat analitik dari proses berpikirnya, menyandarkan diri pada suatu analisis dan kerangka berpikir yang digunakan untuk analisis tersebut adalah logika penalaran yang bersangkutan, artinya kegiatan berpikir analisis adalah berdasarkan langkah-langka tertentu. Tidak semua kegiatan berpikir mendasarkan pada penalaran seperti perasaan dan intuisi. Sehingga dapat disimpulkan filsafat merupakan dasar pemikiran untuk mendapatkan kebenaran.
- Latar Belakang munculnya pemikiran filsafat
Setiap manusia pada dasarnya memilki rasa ingin tahu, akan segala hal yang belum diketahuinya, sehingga mendorong dirinya ataupun jiwanya untuk melakukan beberapa hal, seperti melakukan penelitian yang sebelumnya memikirkan kenapa sesuatu itu ada ataupun terjadi. Dan berfikir filosofis-lah sebagai pondasinya.
- Aliran-aliran dalam filsafat islam
Pada dasarnya aliran-aliran islam ini ada kaarena adaanya rasa ingin tahu yang lebih mendalam dalam hakikat pencarian kebenaran. Yang selanjutnya membuat para pemikir untuk terus mencari dengan berdasarkan ilmu filsafat.
- Faedah mempelajari filsafat
Seperti yang telah di uraikan di atas bahwa filsafat adalah ilmu yang menjadi dasar berfikir untuk mencari kebenaran, dimana mempelajari ilmu filsafat itu perlu untuk mengetahui hakikat berfikir yang lebih terstruktur secara kompleks. Sehingga apa yang telah dikemukan kemudian hari dapat dipertanggungjawabkan agar tidak terjadi kesalahan yang mendasar yakni tentang dasar-dasar pemikiran suatu hal.
- Perjumpaan filsafat dengan agama islam
Semua ilmu pada dasarnya memang sudah dituliskan dalam Al-Qur’an dan hampir cabang-cabang ilmu penting yang menjadi pemikirnya adalahpemuka umat islam, yang secara baik mendalaminya. Jadi saya setuju dengan pernyataan bahwa filsafat tumbuh ditangan umat islam, bagaimanapun banyak sejarah yang mencatat bahwa umat islam pernah merajai tentang peradaban sains, walau saat ini peradabaan itu sudah bergeser ke duania barat, khususnya negara-negara maju.
- Islam dan filsafat
Saya setuju dengan firman Allah yang mengajak manusia untuk selalu berfikir kritis, karena dengan berfikir kritis, seseorang akan dapat membedakan sesuatu itu benar atau salah, walaupun itu tidak selalu hakiki. Karena bagaimanapun semua adalah kuasa Allah SWT semata akan segala seuatu yang ada di dunia ini.
- Problematika umat islam dalam berfikir filosofis
Untuk mengatasi problema yang ada, maka seorang manusia perlu membekali dirinya dengan Ilmu secara baik, baik ilmu dunia maupun Ilmu Akhirat secara seimbang karena bagaimanapun sesuatu yang tidak ditempatkan sesuai porsinya akan berdampak tidak baik, dan bila sesorang belum paham akan sesuatu lebih baik untuk terus berikhtiar tetap mencari landasan ilmu sebelum memutuskan sesuatu itu benar atau salah. Dan bagaimanpun itu semua tetap kembali kepada masing-masing induvidu.
- Kesimpulan
Seorang manusia wajib terus berfikir untuk mengahdapi masalah yang akan terus menemaninya dalam kehidupan, seperti dalam beragama pun seorang muslim dituntut terus bersemangat mencari hakikat kebenaran. Walau semua itu perlu dilandasi dengan ketentuan dan batas-batas yang telah di tetapkan oleh Allah SWT